Sabtu, 25 Februari 2017

Teknik penyambungan

  1. Switched network, data ditransfer dari sumber ke tujuan melalui hubungan node seri (komunikasi dari titik ke titik / point to point communication = penyampaian informasi dari sumber hanya diberikan kepada 1 penerima)
Teknik penyambungannya :

            2.      Circuit-switched network
  • Rangkaian masukan disambungkan ke penerima / rangkaian keluaran selama pengalihan informasi, apabila yang dituju sibuk / tidak siap maka hubungan gagal.
  • Didalam jaringan circuit switching, jalur komunikasi yang tepat dibangun diantara 2 station melewati node / persimpangan jaringan. Jalur adalah suatu rangkaian jaringan fisik yang terhubung diantara node. Pada masing-masing jaringansuatu logical channel dimasukkan ke dalam proses koneksi ini. Data yang dikirimkan oleh sumber station ditransmisikan sepanjang jalur yang tepat secepat mungkin. Pada setiap node, data yang masuk diarahkan / dialihkan ke channel keluar yang tepat tanpa mengalami penundaan sama sekali. Arah komunikasi diwujudkan antara 2 stasiun melalui jaringan node.
  • Contoh umum : jaringan telephone.

            3.      Packet-switched network
  • Informasi yang masuk akan disalurkan beberapa saat kemudian. Disini terjadi penyimpanan informasi, baru kemudian disalurkan. Tidak perlu mempergunakan kapasitas transmisi sepanjang jalur melewati jaringan.
  • Data dikirim dalam serangkaian potongan-potongan kecil secara berurutan, yang dinamakan paket. Tiap paket melewati jaringan dari node ke node sepanjang jalur yang menghubungkan sumber ke tempat tujuan. Pada setiap node seluruh packe diterima, disimpan dengan cepat dan ditransmisikan ke node berikutnya.
  • Contoh umum : komunikasi dari terminal ke komputer dan komputer ke komputer.

      4.      Broadcast network, terdapat transmitter / receiver yang berkomunikasi melalui medium yang disebar oleh stasiun-stasiun lain (dari satu titik ke segala penjuru). Suatu transmisi dari satu stasiun di-broadcast ke dan diterima oleh semua stasiun lainnya. Contoh sederhana : CB Radio System. Dalam kasus berikutnya data ditransmisikan dalam paket-paket, karena medium dibagi-bagi, maka hanya sutu stasiun pada suatu waktu yang dapat mentransmisi suatu paket. Dan informasi dapat diambil oleh siapa saja.
    1. Packet radio networks, stasiun berada didalam range transmisi satu sama lain dan broadcast (menyiarkan) secara langsung ke satu sama lainnya.
    2. Satellite networks, data tidak ditransfer langsung dari transmitter ke receiver tetapi di-relay melalui satelit: masing-masing stasiun mentransmisi ke satelit dan menerima dari satelit.
    3. Local networks, bentuk yang biasa dari broadcasting adalah LAN dan MAN. LAN adalah jaringan komunikasi yang meliputi daerah yang kecil seperti gedung atau bagian kecil dari gedung. MAN meliputi daerah yang lebih luas, seperti antar gedung atau daerah kota. Dalam bus local network, semua stasiun dihubungkan ke kawat biasa atau kabel. Suatu transmisi oleh satu stasiun manapun manapun menyebar pada medium yang panjang dalam kedua arah dan dapat diterima oleh semua stasiun lainnya. Ring network terdiri dari close loop, dengan masing-masing stasiun berhubungan ke elemen repeating (pengulang). Suatu transmisi dari stasiun manapun bersirkulasi mengelilingi ring melalui semua stasiun lainnya dan dapat diterima oleh tiap stasiun selagi melewatinya.

Klasifikasi jaringan

Jaringan Komputer (Network) adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer otonom, dan dapat diartikan sebagai kumpulan beberapa komputer dan peralatan lain yang saling terhubung dan dapat saling bertukar data atau informasi melalui media transmisi tertentu. Media Transmisi dapat berupa kabel ataupun gelombang radio, infrared ataupun satelit. Setiap peralatan yang tersambung ke jaringan disebut node [4].
7
Gambar 1.7 Gambaran Umum Jaringan Komputer [1]

Jaringan komunikasi data dapat di klasifikasikan menjadi lima (Tabel 1.1):

1. Personal Area Network (PAN)
Personal Area Network (PAN) adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer perangkat (termasuk telepon dan asisten pribadi digital) dekat dari satu orang. Perangkat mungkin atau tidak milik orang tersebut. Jangkauan dari PAN biasanya beberapa meter. PANs dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal komunikasi), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan Internet (an uplink).
Personal area jaringan kabel mungkin dengan komputer bus seperti USB dan FireWire. A wireless personal area network (WPAN) juga dapat dimungkinkan dengan teknologi jaringan seperti IrDA, Bluetooth, UWB, Z-Wave dan ZigBee.

2. Local Area Network (LAN)
LAN merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

3. Metropolitan Area Network (MAN)
MAN pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

4. Wide Area Network (WAN)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.
WAN merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. Internet merupakan contoh dari jaringan WAN iniJika Wide Area Network sudah mencakup area intercontinental maka disebut jaringan informasi global atau internet.
Disamping pengiriman paket secara datagram, dalam jaringan IP juga dikenal pengiriman paket secara connection oriented dimana sebelum paket dikirim, dilakukan setup koneksi logika dari tempat asal ke tujuan oleh proses packet control dengan request logical connection agar paket suatu informasi menempuh rute yang sama. Mode koneksi ini disebut virtual circuit, tetapi tidak seperti pada jaringan circuit switched yang menduduki kanal (bandwidth/resources) secara
monopoli, dalam virtual circuit penggunaan resources masih dalam pola sharing. Dengan cara demikian urutan paket bisa dijamin, tetapi tingkat kontinuitas real time tidak dijamin, sangat bergantung pada kapasitas dan tingkat kepadatan trafik dalam jaringan. Dengan mode virtual circuit ini memungkinkan suatu kelompok organisasi/perusahaan memiliki jaringan privat
(semacam jaringan PBX) secara virtual (disebut IP VPN / Virtual Private Network),atau semacam jaringan PBX (Private Branch Exchange) tetapi lingkup area tidak terbatas seperti PABX karena jaringan yang dibangun dalam IP VPN bukan secara fisik melainkan secara logika dan pembentukan jaringan hanya saat diperlukan saja sehingga lingkup jaringan pribadi IP VPN dapat mencakup area nasional bahkan internasional.
Jaringan berbasis packet switched lain yang banyak dikembangkan di AS adalah jaringan ATM (Asynchronus Transfer Mode). Perbedaannya dengan jaringan IP, bahwa pada jaringan ATM mode koneksi secara keseluruhan menggunakan virtual circuit, sedangkan pada jaringan IP, virtual circuit hanya bersifat option. Perbedaan lain, paket pada jaringan ATM disebut cell selalu tetap yakni 53 oktet (Byte) yang terdiri dari 48 oktet payload, 5 oktet header. Sedangkan dalam jaringan IP, ukuran paket tidak tetap. Teknologi ATM banyak dikembangkan di Amerika Serikat (tidak dibahas disini). Satu hal lagi, bahwa jaringan ATM dirancang berbasis layanan broadband dan dapat mengakomodasi layanan VBR (Variable Bit Rate) selain CBR (Constant Bit Rate). Sedangkan rancangan awal jaringan IP berbasis Narrow Band dan layanan CBR.

5. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

 Tabel 1.1 Jaringan Komputer [4]
Tabel 1

Jumat, 24 Februari 2017

Jaringan Komunikasi Data

Secara sederhana pengertian dari jaringan komputer adalah hubungan antara dua atau lebih sistem komputer melalui media komunikasi untuk melakukan komunikasi data satu dengan yang lainnya. Hal-hal Dalam Sistem Komunikasi.

  1. Berita harus dimengerti oleh penerima
Komunikaasi efektif, berita / informasi harus jelas dan dapat dimengerti oleh penerima

  1. Karakteristik sistem komunikasi
Karakteristik dari sistem komunikasi sitentukan dan dibatasi oleh karakteristik dari sumber, media transmisi dan penerima

  1. Derau / gangguan
Gangguan dapat terjadi selama proses transmisi. Derau / gangguan ini harus di atasi dengan pemilihan perangkat keras yang cocok / dengan sistem yang mempunyai kemampuan melakukan koreksi kesalahan (error detection and corection).

Manfaat utama yang dapat kita rasakan dari terbentuknya jaringan komputer adalah:

  1. Dapat saling berbagi (sharing) sumber daya peralatan (devices) secara bersama seperti harddisk, printer, modem, dan lain sebagainya. Dengan demikian terjadi peningkatan efisiensi waktu dalam operasi dan biaya pembelian hardware.
  2. Dapat saling berbagai (sharing) penggunaan file yang ada pada server atau pada masing-masing workstation.
  3. Aplikasi dapat dipakai bersama-sama (multiuser)
  4. Akses ke jaringan memakai nama, kata sandi, dan pengaturan hak untuk data-data rahasia, sehingga masing-masing pengguna memiliki otorisasi.
  5. Komunikasi antar pemakai melalui email atau LAN Conference.
  6. Pengontrolan para pemakai ataupun pemakaian data secara terpusat dan oleh orang-orang tertentu, sehingga meningkatkan keamanan dan dapat melakukan pendelegasian pekerjaan yang sesuai.
  7. Mudah dalam melakukan backup data, karena manajemen yang tersentralisasi.
  8. Tidak tergantung kepada orang yang menyimpan data (apabila orangnya tidak ada) karena pennyimpanan data tersentralisasi
  9. Data yang selalu up to date karena server senantiasa memutakhirkan data begitu ada input (data entry) diterima.
  10. Seorang supervisor/ administrator dapat melakukan pengontrolan pemakai berdasarkan waktu akses, tempat akses, kapasitas pemakaian hard disk, mendeteksi pemakai yang tidak berhak, monitor pekerjaan setiap pemakai.

Bentuk Komunikasi

              1.      Komunikasi Suara

1.      Komunikasi siaran radio / radio broadcasting
·         Informasi dipancarkan ke segala arah dan siapapun diperbolehkan menerima informasi tersebut. Dan informasi yang dikirimkan bersifat umum.
·         Contoh : Radio RRI

2.      Komunikasi radio amatir
·         Informasi dipancarkan kesegala arah tetapi jumlah pengirim dan penerima informasi terbatas pada mereka yang mempunyai izin beroperasi. Informasi bersifat pribadi.
·         Contoh : ORARI

3.      Komunikasi radio 2 arah
·         Informasi terbatas pada pengirim dan penerima yang beroperasi dengan saluran / frequensi / gelombang yang sama dan jarak jangkauannya terbatas sehingga sifat pribadinya dapat terjaga.
·         Contoh : Handy-talky

4.      Komunikasi radio antar penduduk / citizen band
·         Hubungan komunikasi bersifat pribadi, jangkauannya terbatas dan kerahasiaan tidak terjamin karena semua pesawat penerima sistem komunikasi dapat menerima informasi yang disampaikan.
·         Contoh : RAPI, Intercom

5.      Komunikasi radio panggil / paging system
·         Digunakan untuk memanggil penerima yang merupakan pelanggan dari pengirim, jarak jangkauannya terbatas.
·         Contoh : Pager

6.      Komunikasi telpon
·         Bersifat pribadi murni / niaga, jumlah informasi yang disampaikan tidak terbatas, kerahasian terjaga, jarak jangkauannya paling luas. Menggunakan manajemen pertukaran.
·         Contoh : Telephone dial, Handphone

        2.      Komunikasi Gambar dan Berita

1.      Komunikasi telegraf
Dalam bentuk morse, dibutuhkan operator penerjemah.

2.      Komunikasi telex
Seperti telegraf tetapi menggunakan perangkat seperti mesin tik sehingga tidak perlu operator.

3.      Komunikasi facsimile
Melalui saluran telepon dikirimkan berita berupa gambar statis / segala sesuatu yang tertulis / tercetak, seperti fotocopy jarak jauh.

4.      Komunikasi siaran televise
Berupa gambar bergerak / video.

5.      Komunikasi Data
Merupakan pertukaran informasi antara 2 peralatan,
yang datanya dikirim melalui :

1.      Jaringan umum / public network
Melalui jaringan telepon, telex dan data

2.      Jaringan pribadi / private network
Saluran pribadi berupa point to point melalui saluran sewa.

Elemen Komunikasi Data

Komunikasi data memiliki lima komponen dasar penyusunnya sebagaimana terlihat pada Gambar 1.6 [5].

6
Gambar 1.6 Elemen Komunikasi Data

1. Pesan
Pesan adalah informasi yang akan disampaikan oleh pengirim ke penerima.

2. Pengirim
Pengirim adalah piranti yang mampu mengirim data (pesan).

3. Penerima
Penerima adalah perangkat bahwa pengirim ingin berkomunikasi data (pesan).

4. Media Transmisi
Ini adalah jalan dimana pesan perjalanan dari pengirim ke penerima.  Hal ini dapat kabel atau tanpa kabel (wireless) .

5. Protokol
  • Merupakan aturan atau set yang telah disepakati  yang digunakan oleh pengirim dan penerima untuk berkomunikasi data.
  • Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur komunikasi data.
  • Protokol harus ada dalam komunikasi data karena protocol merupakan “bahasa” antara pengirim dan penerima.  seperti dua orang mencoba untuk berbicara satu sama lain dalam bahasa yang berbeda tanpa mengetahui bahasa lain maka akan mengalami kesulitan.

Rabu, 22 Februari 2017

Pengertian komunikasi data

Komunikasi data merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi di antara komputer komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Jadi dapat disimpulkan komunikasi data adalah [3] [4]:
  1. Komunikasi Data adalah proses pertukaran data atau informasi
  2. Dalam kasus jaringan komputer pertukaran ini dilakukan antara dua perangkat melalui media transmisi.
  3. Proses ini melibatkan sistem komunikasi yang terdiri dari hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak). Bagian hardware melibatkan perangkat pengirim dan perangkat penerima dan media perantara yang digunakan untuk melewatkan data. Bagian perangkat lunak melibatkan aturan-aturan tertentu yang menentukan apa yang harus dikomunikasikan, bagaimana hal itu harus dikomunikasikan dan kapan. Hal ini juga disebut sebagai Protokol.
  4. Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada empat karakteristik mendasar berikut:
    1. Pengiriman: Data harus disampaikan ke tujuan yang benar dan pengguna yang benar.
    2. Akurasi: Sistem komunikasi harus memberikan data akurat, tanpa memperkenalkan kesalahan. Data mungkin rusak selama transmisi mempengaruhi keakuratan data yang disampaikan.
    3. Ketepatan waktu: Audio dan Video data harus disampaikan secara tepat waktu tanpa penundaan (delay) apapun, seperti pengiriman data disebut Real Time Data Transmission.
    4. Jitter: Ini adalah variasi dalam waktu kedatangan paket. Jitter tidak merata dapat mempengaruhi ketepatan waktu data yang ditransmisikan.

Jenis Aliran Data

Perangkat yang melakukan komunikasi antara satu dengan lainnya dengan cara mengirimkan atau menerima data. Aliran data antara dua perangkat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis [3]:

1. Simplex
Simplex adalah salah satu bentuk komunikasi antara dua belah pihak, dimana data dikirim secara satu arah. Data dikirim secara satu arah saja, stasiun yang satu bertindak sebagai transmitter dan stasiun yang lain bertindak sebagai receiver. Transmisi simplex tidak digunakan dalam komunikasi jaringan karena node-node dalam jaringan pada umumnya membutuhkan komunikasi secara dua arah.
Contoh: CPU mengirimkan data untuk ditampilkan di monitor (Gambar 1.3), Radio, Televisi.
3
Gambar 1.3 Metode Simple

2. Half Duplex
Half duplex adalah salah satu bentuk komunikasi data yang pengiriman datanya  secara bergantian dengan waktu yang berbeda. Bersifat one to one (satu pengirim satu penerima) atau one to many (satu pengirim banyak penerima).  Kedua stasiun dapat melakukan transmisi tetapi hanya sekali dalam suatu waktu atau secara bergantian sebagaimana terlihat pada Gambar 1.4. Contohnya: HT (Handytalky) dimana dalam HT seorang pengguna tidak dapat bebicara dan mendengar (mengirim atau menerima informasi percakapan apabila lawan bicaranya sedang mengirim informasi atau berbicara.
4
Gambar 1.4 Metode Half Duplex

3. Full Duplex
Data dikirim secara bersamaan dalam satu waktu. Suatu sistem komunikasi dikatakan full duplex jika pada sistem komunikasi ini dapat mengirimkan data dalam dua arah pada waktu yang sama (Gambar 1.5). Biasanya pada sistem ini memiliki dua kanal yang terpisah untuk setiap arahnya. Jaringan-jaringan komputer banyak  memanfaatkan metode pengiriman ini karena biayanya yang lebih murah. Contohnya: Telephone atau Handphone.
5
Gambar 1.5 Metode Full Duplex









JARINGAN TKJ © 2017 Template by:
SMKS FATAHILLAH